Independent Bikers Club Serius Belajar Teknik Berkendara

Safety Riding Course IBC

Komunitas dan klub motor adalah salah satu garda terdepan dalam kampanye safety riding di Indonesia. Karena itu, personel komunitas dan klub perlu memiliki kesadaran untuk mendalami serta memahami filosofi berkendara dengan aman dan selamat. Namun, personel komunitas dan klub motor pun harus mau mempelajari teori dan teknik safety riding.

“Ada dua perangkat safety riding. Pertama, perangkat hardware, yaitu kondisi rem sepeda motor dan alat-alat lain penunjang faktor keselamatan. Kedua, perangkat software, yaitu pemotor. Setelah sepeda motor aman, pemotornya harus dididik untuk memahami cara berkendara yang aman,” jelas Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani, di Tangerang, Banten, Sabtu, 30 April 2016 pagi.

Independent Bikers Club sadar betul bahwa mengendarai sepeda motor bukan hanya sekadar memacu gas dan menarik tuas rem. Teknik pengereman yang baik saat mengendarai sepeda motor merupakan salah satu unsur penunjang keselamatan saat berkendara. Tapi kadang teknik tersebut tidak dipakai para pengendara, alias asal mengerem.

“Cara pengereman yang baik itu adalah teknik dasar, teknik biasa dalam berkendara. Hal ini memang kadang dilupakan pengendara,” kata Agus Sani kepada belasan personel Independent Bikers Club dalam program pelatihan safety riding Wahana di Track Safety Riding Center Jatake, Tangerang, Sabtu (30/4) pagi.

Agus Sani mencontohkan, di jalanan banyak pengemudi sepeda motor menggunakan rem tangan dengan dua jari. Padahal itu bisa membahayakan pengendara sendiri. “Yang dikhawatirkan adalah ketika refleks menarik rem dengan dua jari, maka stang motor akan goyang,” ungkap dia.

Karena itu, pengereman sebaiknya menggunakan empat jari. Sehingga saat akan berhenti dan tuas rem ditarik, maka sepeda motor akan lebih seimbang. Itu karena beban sepeda motor bertumpu pada tangan.

Yang lebih penting, pengendara jelas harus memastikan ‘kesehatan’ rem itu sendiri. Jika rem sudah aus, maka harus segera diganti demi keselamatan saat berkendara. Usahakan jangan membiarkan salah satu atau kedua rem tidak berfungsi dengan baik.

“Rem depan dan belakang itu sama-sama penting. Jangan menganggap sepele karena sepeda motor itu diberhentikan oleh rem,” imbau Henry. Ia menambahkan, tips pengereman tersebut berlaku untuk semua jenis sepeda motor dengan pemakaian biasa di jalan raya. (rw)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: