Jangan Lupa, Pesepeda Motor Wajib Pakai Helm

IBC Helm Gunung Padang

HELM memiliki fungsi penting bagi pesepeda motor saat mengendarai sepeda motor di jalan raya. Apa yang terjadi apabila tiba-tiba terjatuh dari sepeda motor yang sedang melaju kencang? Kepala pesepeda motor akan membentur aspal dengan keras dan dapat berujung kematian.

Karena itu, kewajiban menggunakan helm standar nasional Indonesia bagi pesepeda motor diatur dalam Pasal 57 ayat (1) jo ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang berbunyi: Ayat (1) Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di Jalan wajib dilengkapi dengan perlengkapan Kendaraan Bermotor. (2) Perlengkapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagi Sepeda Motor berupa helm standar nasional Indonesia.

“Kami selalu berupaya untuk melakukan sosialisasi penggunaan helm kepada pesepeda motor. Kini, Sosialisasi dan Baksos Helm Independent Bikers Club (IBC) dilakukan kepada warga yang berdomisili di situs megalitik Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, 7-8 Mei 2016. Mayoritas warga tidak menggunakan helm saat sedang mengendarai sepeda motor,” ujar Ketua Umum IBC, Acoy, di Jakarta, Senin (09/05/2016).

Pesepeda motor, menurut Acoy, harus menyadari fungsi penting helm. Selain meminimalisir efek benturan yang terjadi, helm membuat pesepeda motor merasa lebih nyaman saat mengendarai ‘kuda besi’. Mata pesepeda motor dapat terlindungi dari debu, angin, air hujan, dan sinar matahari. Sengatan sinar matahari yang terus-menerus mengenai kulit pun dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Kulit bisa terkena kanker kulit yang sangat berbahaya.

Dalam kesempatan terpisah, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), Edo Rusyanto menambahkan, Sosialisasi dan Baksos Helm IBC yang digelar di kawasan Gunung Padang, dinilai sudah tepat. Di sana, masih banyak kelompok pengojek yang belum menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor. Dalam Sosialisasi dan Baksos, IBC menyerahkan 25 unit helm dan 46 rompi kepada kelompok pengojek setempat.

Menurut Cecep Sobandi, salah satu tokoh pemuda Gunung Padang, pihaknya amat senang mendapat bantuan helm dan rompi. Dia mengaku apa yang diberikan banyak bermanfaat bagi para tukang ojek di kawasan wisata tersebut. “Baru kali ini ada pihak yang peduli dengan para ojek di Gunung Padang. Semoga teman-teman IBC diberi balasan yang lebih baik,” ujar dia Minggu, 8 Mei 2016 saat pemakaian secara simbolis rompi berwarna oranye dan helm putih.

Endang, wakil ketua perkumpulan ojek setempat, mengungkapkan hal yang sama. Dengan suara terbata-bata penuh rasa haru dia berharap teman-temannya dapat lebih peduli akan keselamatan dengan memakai helm. “Kami baru kali ini mendapat perhatian dan kali ini justeru dari kelompok pesepeda motor IBC,” jelas Endang.

Para tukang ojek itu menyebut dirinya Ojek Wisata Gunung. Mereka siap mengantarkan wisatawan ke empat tujuan wisata dengan wisata utama adalah Situs Gunung Padang. Di kawasan itu juga terdapat obyek wisata air terjun Curug Cikondang, stasiun kereta api peninggalan Belanda, dan wisata pegunungan dengan kebuh tehnya yang hijau dan menyegarkan. Sosialisasi dan Baksos Helm IBC didukung Jarak Aman, Kementerian Perhubungan, dan Adira Insurance. (rio)

IBC Gunung Padang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: