Suka Duka Si Biru Putih

Yamaha-X-Ride-Crosser-Blue-Biru-PutihTIDAK terasa Yamaha X-Ride biru putih 110 cc sudah berusia satu tahun enam bulan. Sejak April 2014 hingga Rabu (07/10/2015), X-Ride biru putih sudah menempuh jarak 29.200 kilometer. Ada sejumlah kisah yang turut mewarnai perjalanan X-Ride biru putih.

Pada dua bulan pertama perjalanan melintasi jalan aspal DKI Jakarta, X-Ride biru putih sempat mati tiba-tiba. ‘Kuda Besi’ yang biasa minum bahan bakar Pertamax atau Shell Super tersebut mendadak mati di tengah perjalanan. Padahal, motor tersebut sudah menjalani ritual rutin servis berkala di bengkel resmi.

Kejadian pertama terjadi di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta. Saat itu, kondisi arus lalu lintas padat merayap. Saat motor sulit dihidupkan melalui electric starter, upaya kick starter pun ditempuh. Tapi, apa yang terjadi? Motor seperti kehilangan kompresi. Setelah ditunggu beberapa menit, kick starter kembali dicoba dan akhirnya berhasil.

Masalah kedua terjadi di kawasan ITC Permata Hijau. Hal yang sama pun terjadi. Setelah ditunggu beberapa menit dan mesin menjadi dingin, kick starter kembali dicoba dan akhirnya berhasil. Masalah ketiga terjadi di Jalan Raya Ulujami, Jakarta Selatan. Pola yang sama pun kembali dilakukan. Setelah ditunggu beberapa menit dan mesin menjadi dingin, kick starter kembali dicoba dan akhirnya berhasil.V-Belt

Setelah tiga bulan pertama hingga naskah ini diturunkan, persoalan mesin motor mati mendadak sudah tidak terjadi lagi.

Kendala lain pun muncul. Saat melakukan perjalanan Jakarta – Puncak, Jawa Barat, motor terasa berat saat menempuh jalur tanjakan Puncak. Cara membuka gas pun diurut pelan-pelan. Namun, lampu indikator gambar mesin berwarna orange di odometer meter nyala, kedip-kedip. Alex, seorang teman penunggang Suzuki Satria FU, yang berada di belakang saya pun, bercerita bahwa terdengar suara ‘krek-krek’ di bagian CVT X-Ride saat motor menempuh jalur tanjakan Puncak.

Pada kondisi saat itu, X-Ride biru putih sudah menempuh jarak 22.000 kilometer. Setelah menuntaskan perjalanan pergi pulang Jakarta-Puncak, X-Ride biru putih segera masuk bengkel resmi di kawasan Parung Serab, Ciledug, Tangerang. Tindakan yang dilakukan mekanik adalah melakukan servis ringan matic, servis CVT, mengganti weight (roller), v-belt, oli Yamalube 4T matic, dan oli Yamalube Power matic. Setelah dilakukan tindakan, motor pun dites untuk jalanan datar. Hasilnya memuaskan untuk motor standar pabrikan. Namun, motor masih belum maksimal untuk dijajal khusus medan tanjakan dengan rute Jakarta, Puncak, Cianjur, Raja Mandala, Cimahi, Padalarang, Bandung dan Lembang.

Weight (Roller)

Soal lainnya adalah lampu besar X-Ride biru putih. Entah kenapa untuk lampu besar sudah tiga kali putus sejak April 2014. Dalam kondisi itu, lampu jauh pun terpaksa digunakan. (rw)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: