Rifat/Scott Alami Gangguan Teknis

Rifat Sungkar (kiri) bersama Manager Tim Fastron Worl Rally Team, Indra Prasetyo (tengah) mendapat dukungan dari Duta Besar RI untuk Portugal, Albert Matondang (kanan). Dok Pribadi

Rifat Sungkar (kiri) bersama Manager Tim Fastron Worl Rally Team, Indra Prasetyo (tengah) mendapat dukungan dari Duta Besar RI untuk Portugal, Albert Matondang (kanan). Dok Pribadi

PERELI Indonesia Rifat Sungkar dan navigator Scott Beckwith mengalami gangguan teknis pada lomba hari pertama Vodafone Rally de Portugal di kota Lisabon, Jumat (29/03/2012).

Pereli yang membawa bendera Fastron World Rally Team itu memulai pertarungannya diawali dengan Super SS Imperio Belem yang digelar di tengah kota Lisabon, Portugal, Kamis (29/3) waktu setempat.

Rifat/Scott yang mendapat dukungan dari Duta Besar RI untuk Portugal, Albert Matondang beserta sejumlah staf KBRI di Portugal, mobilnya melintas di lintasan bertipe tarmac (kerikil) sejauh 3,27 km.

Pada awal lomba hari pertama yang berjarak total 350,38 km, Rifat Sungkar/Scott Beckwith berkomitmen untuk tidak gegabah. Sebab, Rally Portugal merupakan rally pertama dalam seri WRC yang diikuti. Dan, mereka menargetkan untuk dapat menyelesaikan seluruh pertarungan pada 22 SS yang akan ditempuh dalam empat hari sejauh 1564,26 km.

Setelah SS1 di tengah kota Lisabon, Rifat/Scott melanjutkan ke SS2 Gomes Aires, ke SS3 Santa Clara, kemudian SS4 Ourique. Ketiga SS ini digelar pada malam hari, mulai pukul 21.00 waktu setempat.

Cuaca tiba-tiba berubah drastis, hujan lebat dan angin kencang turun di sepanjang lintasan. Di SS 2 daerah Gomes Aires, dengan kontur tanah berbukit curam dan berbatu lepas, Rifat/Scott mendapatkan kesulitan dengan sistem remnya yang kurang bekerja sempurna.

“Kami tidak bisa mengembangkan kecepatan karena hanya rem belakang yang berfungsi dengan baik dan rem depan hampir tidak berfungsi,” kata Rifat.

Selepas 300 meter melintas garis start SS3 dalam keadaan hujan yang semakin deras, kendaraannya mengalami gangguan teknis.  “Terjadi gangguan listrik pada mobil yang mengakibatkan mesin dan seluruh lampu pada mobil mati. Gangguan terjadi pada fuel relay connector yang terputus karena guncangan,” ujar Rifat Sungkar.  Dalam kegelapan, Rifat Sungkar/Scott Beckwith berhasil mengatasinya lebih dari 30 menit.

SS 4 dapat dilalui dengan sistem rem yang belum sempurna, dan selepas finish SS 4, Rifat/Scott langsung menuju service area di Algavre Stadium untuk perbaikan selama 45 menit dan kemudian seluruh kendaraan masuk parc farme (parkir tertutup). Sampai berakhirnya SS 4 (hari pertama), Rifat/Scott mencatat waktu satu jam empat menit 31,9 detik terpaut 39 menit 27,3 detik dari peserta yang bertanding di group / Class 3 yang diikutinya. (rio)

Iklan

Satu Tanggapan

  1. wow..sayang skali…semoga dibalapan selanjutnya tidak mengalami kendala

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: