Tragis, Jalan Raya Semakin Tidak Aman

Jalan Rusak - Foto IST

Jalan Rusak - Foto IST

KECELAKAAN maut yang merenggut sembilan korban jiwa di Jalan M Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Minggu (22/01/2012), telah menyadarkan kita bersama bahwa saat ini sangat sulit untuk mendapatkan rasa aman di jalan raya.

Berdasarkan data Polda Metro Jaya jumlah kecelakaan selama 2010 mencapai 8.059 kasus dengan jumlah korban tewas sebanyak 1.032 orang, luka berat (3.429 orang), luka ringan (5.679 orang).

Sedangkan data menjelang akhir 2011 menyebutkan, dari 8.468 korban kecelakaan di Jakarta dan sekitarnya, sebanyak 11,04% meninggal dunia. Lalu, sebanyak 2.241 orang luka berat dan sebanyak 5.292 orang luka ringan (62,49%). Deretan angka diatas tentu tidak boleh dianggap sepi, karena menyangkut hilangnya nyawa manusia di jalan.

Selain itu kondisi ruas jalan protokol yang rusak parah telah menambah derita para pengguna jalan. Menurut data Ditlantas Polda Metro Jaya sedikitnya terdapat 1.000 titik ruas jalan berlubang dan rusak parah di Jakarta dan sekitarnya. Dampak dari buruknya infrastruktur jalan ini, selain berpotensi menambah jatuhnya korban jiwa, juga dapat menimbulkan kemacetan di berbagai ruas jalan.

“Sebagai organisasi yang peduli akan keselamatan jalan, Road Safety Association (RSA) Indonesia merasa prihatin atas buruknya infrastruktur jalan di negeri ini. Kami juga menyampaikan rasa belasungkawa yang dalam atas banyaknya korban dan nyawa yang melayang dalam setiap kecelakaan lalu lintas di jalan,” jelas Ketua Umum Road Safety Association (RSA) Indonesia, Rio Octaviano dalam siaran persnya, Rabu (25/01/2012).

Kecelakaan Lalu Lintas - Foto IST

Kecelakaan Lalu Lintas - Foto IST

RSA, menurut Rio, mengeluarkan sejumlah sikap sebagai bentuk tanggung jawab moral dan wujud kepedulian. RSA, kata Rio, mendesak Pemerintah Pusat untuk segera memperbaiki ruas jalan protokol ibukota yang rusak parah di berbagai lokasi.

RSA juga Mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperbaiki jalan provinsi yang berlobang dan tergenang air. RSA mendesak Kepolisian RI memperketat proses kepemilikan kendaraan dan proses penerbitan izin mengemudi. RSA mendesak produsen otomotif untuk menambah fasilitas keselamatan pada setiap kendaraan yang diproduksi.

Dan, RSA juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih mematuhi peraturan lalu lintas dan membangun budaya berbagi ruas jalan. (rio)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: