Wah, Sudah Lima Tahun Si Blueberry

TANPA terasa, Bluberry, nama dari Yamaha Scorpio Z 2006, sudah memasuki usia lima tahun pada 22 Juli 2011. Berbagai komponen spare part yang melekat di tubuh Yamaha Scorpio 2006 pun sudah mengalami perubahan.

Velg depan dan belakang menggunakan merek Baros. Ukuran velg depan 2.50 inch dan ukuran velg belakang 3.50 inch. Ban depan menggunakan Corsa ukuran 110/70/17 dan ban belakang Corsa (tubeless) ukuran 130/70/17. Jari-jari velg depan memakai jari-jari bagian belakang Honda Tiger. Sedangkan, jari-jari velg belakang menggunakan jari-jari bagian belakang Binter Merzy.

Salah satu komponen yang terlihat paling mencolok perubahannya adalah di bagian tangki. Yamaha Scorpio Z 2006 sebenarnya menggunakan tangki bulat, bukan memakai tangki kotak Yamaha Scorpio 2004. Perubahan itu sebenarnya bukan tanpa sengaja, melainkan tangki bulat Yamaha Scorpio Z 2006 mengalami korosi. Seperti diketahui, korosi adalah kerusakan atau degradasi logam akibat reaksi redoks antara suatu logam dan berbagai zat di lingkungannya yang menghasilkan senyawa-senyawa yang tidak dikehendaki. Dalam bahasa sehari-hari, korosi disebut perkaratan. Contoh, korosi yang paling lazim adalah perkaratan besi.

Nah, entah kenapa, tangki Yamaha Scorpio Z 2006 itu mengalami korosi. Berbagai komentar pun bermunculan. “Hal itu bisa disebabkan oleh bensin yang tidak penuh sehingga bagian atasnya menjadi karat,” kata seorang teman.
“Bisa juga disebabkan, oleh kualitas bahan bakar sehingga tangki menjadi tidak kuat dan korosi,” tambah seorang kawan.
Dampak dari korosi di tangki itu menyebabkan mesin motor sering mati, akibat karburator tersumbat kotoran dari tangki. Mau tidak mau, solusinya tangki motor sering dibuka agar mesin motor bisa hidup kembali.

Tanpa pikir panjang, satu unit tangki Yamaha Scorpio 2004 langsung dipesan di Karunia Motor, Slipi, Jakarta, Barat. Tangki kotak itu sengaja dipesan untuk mengubah penampilan. Setelah dipasang dan terlihat menarik, baru diketahui karet vakum karburator milik Yamaha Scorpio Z 2006 sudah banyak lobangnya. Harganya pun tergolong mahal, kurang lebih sekitar Rp 500 ribu.

Tiba-tiba, seorang teman mengusulkan untuk mengganti dengan karburator milik Kawasaki Ninja 150 R VM 26. Usulan itu pun langsung diterima. Salah satu alasan mengganti karburator milik Kawasaki Ninja 150 R VM 26 adalah harganya kurang lebih sekitar Rp 650 ribu dan tidak perlu mengganti karet vakum lagi. Motor pun bisa berjalan dengan lancar. Setelah dua tahun memakai karburator milik Kawasaki Ninja 150 R VM 26, baru terjadi keluhan. Bensin sering menetes deras dari karburator saat berjalan. Tenaga motor pun menjadi ngempos. Selidik punya selidik, komponen di dalam karburator Kawasaki Ninja 150 R VM 26 harus diganti.

“Cukup ganti pelampung, jarum pelampung original saja. Dan, filter bensin original milik Yamaha Scorpio Z 2006 diganti dengan Daihatsu Espass yang lebih besar. Sebab, bensin menetes banyak penyebabnya, filter bensin kotor, pelampung dan jarumnya tidak benar,” tutur Mas Tris, mekanik Yamaha Scorpio, di Pulogebang, Sabtu (30/07/2011). Betul saja pendapat MT, panggilan akrab Mas Tris. Motor pun sehat seperti sedia kala saat melalui jalur Bekasi Timur-Garnisun Dalam. (Rio)

Iklan

6 Tanggapan

  1. wah keren pionya.. jalan bareng yuk

  2. Tankinya.Gahar..sayang lampune bulat. Gak matching..
    Harusnya lampunya pun ganti kotak model scorpio [tanpa z]

  3. walaaa.. kirain CSL Blueberry..
    “pilih yang saya pilih”, agnes said..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: