Sensasi ‘Panda Besi’ dari Tiongkok

Test drive Geely Panda tipe GS - Foto Ist

ADA yang menarik dari Geely Panda. Mobil Completely Built Up (CBU) dari pabrikan di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) itu memang sengaja dinamakan Geely Panda.

“Lampu depan mobil imut itu mirip mata Panda. Sedangkan spionnya mencerminkan kuping Panda. Sedangkan, grill model tersenyum mirip dengan mulut Panda. Bentuk mobilnya yang lucu menyerupai tubuh seekor Panda,” kata Presiden Direktur PT Geely Mobil Indonesia (GMI), Budi Pramono, di Bandung, Jawa Barat, belum lama ini.

Foto bersama jurnalis dan Presiden Direktur PT Geely Mobil Indonesia (GMI), Budi Pramono (duduk depan, tengah), di Bandung

Nah, untuk bagian belakang dengan lampu rem khas berdesain telapak kaki Panda. Ruang kabin pun masih bernuansa Panda. Pandangan pengemudi dan penumpang pasti langsung tertuju pada lingkaran bermotif serat karbon di tengah dashboard. Di sana tersedia panel instrumen audio, juga AC.

Geely Panda yang didukung mesin empat silinder berkapasitas 1.343 CC itu, menurut Budi Pramono, dapat menghasilkan tenaga maksimum 85 horse power (tenaga kuda). Kendati bentuknya lucu, mobil mungil ini dijanjikan bisa digeber hingga kecepatan maksimum 155 km per jam.

Geely Panda GS

Bagaimana performa Geely Panda? Untuk mengetahuinya, sebanyak sepuluh unit mobil Geely Panda GS dijajal oleh sejumlah jurnalis media cetak dan elektronik. Test drive Geely Panda tipe GS, dimulai Rabu (12/1), dengan rute keberangkatan Jakarta-Ciawi-Cianjur  menempuh jarak 114 km, Cianjur-Padalarang-Bandung menempuh jarak 59 km. Total jarak tempuh 263 km. Sedangkan, rute pulang, Kamis (13/1), Bandung- Jakarta melalui Tol Cipularang, kurang lebih menempuh jarak 195 km.

Memacu Geely Panda

Sistem pengereman dan performa mesin baru diketahui dalam uji coba itu. Saat Investor Daily memacu Geely Panda hingga kecepatan 130 km per jam, alarm peringatan langsung berbunyi. Alarm itu mengingatkan kepada pengemudi agar waspada dan tetap konsentrasi saat menggeber Geely Panda.

Mesin Geely Panda yang memiliki kode MR479Q itu berkapasitas besar untuk sebuah city car, yakni 1.3 liter 4 silinder DOHC. Mesin ini bisa memproduksi tenaga sebesar 85 tenaga kuda (horse power).

Geely Panda

Dengan kapasitas mesin 1.3 liter dan menopang bodi kecil, tarikan awal Geely Panda terbilang berat. Begitu juga ketika harus melintasi tanjakan di lintasan Puncak, Jawa Barat. Geely Panda leluasa mendaki, tapi mesin meraung-raung lantaran membutuhkan gigi rendah (gigi dua atau gigi satu) untuk menaklukkan tanjakan.

Kendati tarikan awal berat, nafas mesin Geely Panda panjang. Saat dipacu di jalan bebas hambatan Tol Cipularang, Geely Panda bisa digeber dan baru minta pindah gigi setiap putaran mesin 5.500-6.000 RPM.

Ketika sedang membuka jendela, pengemudi merasa kurang nyaman. Sebab, posisi power window pada door trim terlalu ke belakang. Pengemudi menjadi kikuk dan konsentrasi terganggu. Begitu juga posisi tuas perseneling yang terlalu ke belakang. Akibatnya, pengemudi sedikit kagok untuk mengakses gigi 2 dan 4.

Untuk urusan pedal kopling tergolong empuk. Kaki pengemudi tidak cepat merasa pegal. Begitu juga dengan pedal rem dan gas. Tapi, ketika pedal kopling diangkat, getaran mesin masih sangat terasa, seperti kampas kopling yang kurang menggigit.

Binatang Panda

Lantas, bagaimana dengan masalah suspensi? Suspensi depan Geely Panda menggunakan McPherson dan suspensi belakang menggunakan torsion beam. Sistem pengereman depan menggunakan cakram dan rem belakangnya menggunakan drum+Dual pipe+Vacuum power.

Tipe Panda Geely

Budi Pramono menambahkan, Geely Panda ditawarkan dalam dua tipe, yakni GS untuk yang standar. Sedangkan, tipe GL dilengkapi feature seperti airbags untuk penumpang depan, head unit double DIN, velg alumunium alloy, serta power window untuk keempat pintu.

“Harga Geely Panda GS Rp 99 juta on the road. Sedangkan, Geely Panda GL Rp 109 juta on the road. Harga tersebut tergolong murah dibandingkan jenis mobil sejenis, produk dari Jepang, Korea Selatan dan Amerika Serikat,” ujar Budi Pramono.

Geely Panda, ujar Budi Pramono, dibuat dengan konsep city car yang kompak, didesain untuk mendukung aktivitas sehari-hari di jalur-jalur dalam kota yang sempit dan padat.

Karena itu, PT GMI optimistis Geely Panda bisa meraih peluang dari pasar yang belum terjangkau. Sejak diluncurkan Desember 2010, sudah terhitung 150 unit Geely Panda terjual. Total penjualan Geely pada 2010, kata Budi Pramono, lebih dari 700 unit, 150 unit di antaranya disumbangkan oleh Geely Panda, walaupun baru diluncurkan.

Budi Pramono mengaku tidak khawatir Geely Panda kalah bersaing. Dari segi disain, keamanan, dan performa, Geely Panda sudah ditingkatkan. Karena itu, pada 2011, dari target penjualan total Geely yang mencapai 2.500 sampai 3.000 unit, Budi menargetkan Geely Panda bisa terjual sebanyak 800 unit.

Sampai saat ini, PT GMI memiliki jaringan penjualan dan spare part di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, dan Sumatera Utara. Pada tahun ini, PT GMI akan menambah jaringannya di Palembang, Sulawesi, Makasar, dan Jakarta yang akan ditempatkan di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan. Saat ini, showroom dan bengkel PT GMI, di Jakarta, masih terpusat di Kemayoran. Sedangkan, di Jawa Barat, tersebar di Bandung, Bekasi, dan Bogor. (rio winto)

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Nice Panda…..I like Geely Panda_white …..I want to buy It! Mannual type_Low Price & Maximum Speed&qualification

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: