PP IMI Fokus Safety Riding

Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) memang sudah terbiasa untuk menggelar lomba balap, baik sepeda motor maupun mobil. Tapi, kini PP IMI mulai menggalakkan program Safety Riding.

“Selama ini, PP IMI memang dikenal dengan kegiatan olahraga otomotif, antara lain balap. Tapi, kini sudah saatnya untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat soal safety riding,” ujar Ketua Bidang Wisata PP IMI Otte Ruchiyat kepada wartawan di sela Kejuaraan IMI Road Safety Riding Campaign Tour of Java di Monumen Yogyakarta, Minggu (2/5).

Safety riding, kata Otte, bukan hanya sekadar skill mengendarai sepeda motor. “Pengguna jalan raya dan pengendara sepeda motor khususnya juga sudah harus memperhatikan masalah Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No 22 Tahun 2009. Dan, faktor terpenting adalah bagaimana mengendalikan diri, terutama emosi saat berkendara di jalan raya,” jelas Otte seperti yang pernah ditulis Investor Daily, Senin (3/5).

Setelah memahami betapa pentingnya soal aturan, skill, dan perilaku berkendara, menurut Otte, angka kecelakaan lalu lintas diharapkan bisa ditekan.  Salah satu program safety riding PP IMI, menurut Otte, dimulai dengan digelarnya Kejuaraan IMI Road Safety Riding Campaign Tour of Java.

Turnamen itu, kata dia, bukan hanya mengutamakan masalah kecepatan saat berkendara seperti lomba balap motor. Peserta dituntut untuk mementingkan masalah perlengkapan berkendara (safety gear), antara lain helm, jaket, sepatu, sarung tangan dan pelindung lutut/siku.

Dalam etape I Kejuaraan IMI Road Safety Riding Campaign Tour of Java, Hery Agung (Jawa Tengah) keluar sebagai juara pertama di Lapangan Merdeka, Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (18/4). Selain perlengkapan berkendara Herry lengkap, sepeda motornya juga memenuhi syarat. Sepeda motor Herry memiliki kaca spion, lampu sen berfungsi, dan menggunakan helm SNI. Dan, selama berkendara Herry tidak menyusul kendaraan lain melalui sisi kiri dan tetap menyalakan lampu pada saat perjalanan di siang hari. Etape I dimulai dari Jakarta ke Sukabumi, Sabtu (17/4). Pada Minggu (18/4), peserta reli motor tersebut dilepas lagi dari Sukabumi menuju Tasikmalaya.

Etape II dimulai dari Tasikmalaya menuju kota Cirebon, Sabtu (24/4). Dan dimulai dari Cirebon menuju Semarang, Minggu (25/4). Etape itu dimenangi  Windy Wytia Putra (Jawa Barat).

Pada etape III (Semarang-Yogyakarta-Kediri), Sabtu (1/5)-Minggu (2/5), duet pengendara sepeda motor, Nurie Salmun/Bengki M untuk sementara memimpin total angka hingga etape III IMI Road Safety Riding Champaign Tour of Java, Minggu (2/5).

Nurie/Bengki asal DKI Jakarta memenangi etape tiga setelah mengumpulkan total nilai 91 poin. Posisi berikutnya direbut Hery Agung Setianto asal Jawa Tengah (88 poin) dan peserta asal Jawa Barat (Jabar), Dewaldrie (50 poin) di urutan ketiga. Selain itu, pengendara asal Jabar, Windy Widya Putra mengoleksi 50 poin dan M Sanusi Amara (49 poin) yang masing-masing menempati peringkat empat dan lima.

Hasil total poin itu berdasarkan penilaian panitia penyelenggara yang diumumkan Senin (3/5) di Jakarta. Para peserta lomba telah menempuh tiga etape sejak Jakarta, Tasikmalaya, Cirebon, Semarang, DI Yogyakarta dan Kediri. Menurut Otte, etape terakhir yang menempuh rute Kediri-Banyuwangi akan dimulai Sabtu (8/5) dan berakhir Minggu (9/5). (rio winto)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: